Jam 6.50 pagi, joni sudah nongkrong di halaman kantor kelurahan. Menenteng tas di tangan kiri, dan map di tangan kanan. Jam 11.00 dia sudah harus ada di surabaya untuk interview pekerjaan. Semua persiapan komplit..kecuali: KTP.
Dengan gugup dia menghitung waktu, minta pengantar lurah, bikin ktp di kecamatan, nunggu petugas datang, antri..mana sempaaaat...
Dia kaget ketika seorang staf kelurahan menanyakan keperluannya. Dia menjawab dan menyerahkan berkas. Dipersilahkan duduk dengan ramah. Kaget karena tak biasanya kantor buka sepagi ini. Kaget, ketika melihat kecekatan staf melayaninya. Memeriksa data, Membuka komputer, memasukkan data, mencetak.
Belum hilang kagetnya ketika sudah disodori selembar ktp atas nama dirinya. Mana mungkin bisa begini?
Kisah joni diatas hanya fiksi (untuk saat ini). Tapi saya yakin tidak lama lagi joni-joni yang lain akan merasakan nikmatnya public service di nganjuk. Semoga.
06 April 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar